Jakarta, Pengembangan perpustakaan harus
dilakukan hingga pelosok desa. Jelang ulang tahun ke-32, Perpustakaan
Nasional meningkatkan layanan perpustakaan hingga ke daerah terpencil. ”Ini
bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Kepala
Perpustakaan Nasional Sri Sularsih pada konferensi pers menyambut HUT
Ke-32 Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) di Jakarta, Senin (14/5).
Ulang Tahun Perpustakaan Nasional RI pada 17 Mei. Tema tahun ini ”Perpustakaan Mencerdaskan Bangsa”.
Hingga
tahun 2011, Perpustakaan Nasional menyalurkan 65 mobil perpustakaan
keliling untuk perpustakaan provinsi. Adapun perpustakaan kota/kabupaten
yang menerima mobil perpustakaan keliling sebanyak 399 kota/kabupaten.
Tersisa 98 kota/ kabupaten yang belum menerima bantuan stimulan mobil
perpustakaan keliling dari pemerintah.
Untuk menjangkau wilayah
nondaratan, ada bantuan kapal perpustakaan keliling. Penyebarannya
antara lain di Bengkalis, Bintan, Selayar, Morowali, Wakatobi,
Pangkajene (Kepulauan (Pangkep), dan Ternate.
”Kehadiran mobil dan
kapal perpustakaan keliling menjadi solusi ampuh memperluas jangkauan
informasi dan pengetahuan masyarakat yang sulit dijangkau,” kata Sri.
Menarik pembaca
Perpustakaan
masyarakat yang merupakan penyedia koleksi buku, lanjut Sri, harus bisa
menarik selera pembaca sehingga timbul minat baca. Proses pengembangan
minat baca yang nantinya berubah menjadi kebiasaan perlu ditumbuhkan
sejak dini.
”Kami juga mendorong daerah untuk menggandeng pihak
swasta yang dianggap mampu berkontribusi dalam pengembangan perpustakaan
dan minat baca. Lewat program tanggung jawab sosial perusahaan,” kata
Sri.
Pada kesempatan yang sama, Woro Tri Haryanti, Kepala Pusat
Jasa Perpustakaan dan Informasi Perpustakaan Nasional, mengatakan,
Indonesia tahun ini menjadi tuan rumah kongres pustakawan Asia Tenggara
atau Congress of Southeast Asian Librarian. Acara tiga tahunan sejak
tahun 1970 ini dilaksanakan di Bali, 28-31 Mei. Kegiatan bertema
”National Heritage: Preservation and Dissemination” ini ditargetkan
dihadiri 800 peserta dari Asia Tenggara. (ELN)
0 comments:
Post a Comment